Skip to content


UJI KETAHANAN BEBERAPA GALUR DAN VARIETAS JAGUNG (Zea mays L.)TERHADAP PENYAKIT HAWAR PELEPAH (Rhizoctonia solani Kuhn)

ABSTRAK

UJI KETAHANAN BEBERAPA GALUR DAN VARIETAS JAGUNG
(Zea mays L.)TERHADAP PENYAKIT HAWAR PELEPAH
(Rhizoctonia solani Kuhn)

Oleh

Luky Adrian1, Joko Prasetyo2, Muhammad Nurdin2

Jagung (Zea mays L.) adalah bahan makanan pokok kedua setelah padi. Penyakit hawar pelepah merupakan salah satu penyakit penting pada pertanaman jagung. Salah satu cara pengendalian penyakit tersebut adalah dengan menggunakan varietas tahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan beberapa galur jagung terhadap penyakit hawar pelepah. Penelitian ini dilaksanakan di desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur, dari bulan Januari-April 2009. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Sebagai perlakuan adalah lima galur C211, D173, D175, F006, dan BISI 2. Data yang dikumpulkan berupa keterjadian dan keparahan penyakit hawar pelepah, hasil produktivitas jagung yang terserang hawar pelepah dan kehilangan hasil produktivitas. Selanjutnya data yang diperoleh diolah secara statistik dengan menggunakan sidik ragam. Apabila terdapat beda nyata, kemudian dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing galur memiliki tingkat ketahanan terhadap penyakit hawar pelepah yang tidak berbeda. Galur D173 merupakan galur yang relatif tahan terhadap penyakit hawar pelepah, dilihat dari perkembangan keterjadian dan keparahan hawar pelepah yang rendah dibandingkan galur dan varietas lain. Hasil jagung galur D173 lebih tinggi dan persentase kehilangan hasil lebih rendah dibanding galur jagung lainnya.

Download Versi PDF icon 30x30 UJI KETAHANAN BEBERAPA GALUR DAN VARIETAS JAGUNG (Zea mays L.)TERHADAP PENYAKIT HAWAR PELEPAH (Rhizoctonia solani Kuhn) | word icon30x30 UJI KETAHANAN BEBERAPA GALUR DAN VARIETAS JAGUNG (Zea mays L.)TERHADAP PENYAKIT HAWAR PELEPAH (Rhizoctonia solani Kuhn)

Posted in Pertanian.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.



SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline